Sejarah Perbudakan Kulit Hitam di Amerika – Perbudakan kulit hitam yang kebanyakan dari bangsa Indian Afrika masuk dalam sejarah terbentuknya negara Amerika Serikat. Bahkan sejarah Amerika menjelaskan kalau bangsa Indian adalah suku pertama yang hidup di benua tersebut.

Hingga bangsa Inggris mulai datang dan merebut alih kekuasan disana dengan kekuatan militer yang saat itu mereka miliki. Pedududk asli Indian digusur ke daerah pinggiran yang tidak memiliki kekayaan alam untuk bisa bertahan hidup yang disebut Virginia.

Sejarah Perbudakan Kulit Hitam di Amerika

Untuk menambah sumber daya manusia dan tenaga mereka, Inggris, Belanda, Perancis menjadikan orang kulit hitam sebagai tawanan yang bisa dipakai sumber tenaganya. Dan diperjual belikan sebagai budak ke kolonial lainnya, dan semua mendapatkan pengasingan yang sangat keji.

Perdagangan jual beli budak kulit hitam akhirnya di hapuskan oleh Abraham Lincoln. Abraham Lincoln adalah seorang pengacara dan negarawan Amerika yang menjabat sebagai presiden ke-16 Amerika Serikat dari tahun 1861 sampai pembunuhannya pada tahun 1865. Lincoln memimpin bangsa melalui Perang Saudara Amerika, krisis moral, budaya, konstitusional, dan politik terbesar di negara itu.

4 Fakta Menarik Sejarah Perbudakan Kulit Hitam di Amerika

Fakta Menarik Sejarah Perbudakan Kulit Hitam

  • Pelaku perbudakan menggunakan Alkitab

Dalam lamannya, History menjelaskan bahwa ketika perbudakan masih legal, para pendukungnya justru sering membenarkan aksi perbudakan dengan memanfaatkan Alkitab untuk bermain judi slot terbaru, khususnya ayat yang memberi tahu para pelayan untuk mematuhi tuannya. Mengenai perbudakan ini pun sangat membuat para pendukungnya memainkan judi slot online pada situs judi slot terbaik dan terpercaya no 1

  • Kulit putih juga pernah menjadi korban perbudakan

Perbudakan ternyata juga pernah melibatkan kaum kulit putih sebagai korban, seperti sejarah Perbudakan di Pantai Barbary antara abad ke-16 dan ke-18. Tidak banyak yang tahu kalau sebagian kulit putih juga menjadi korban dari jual beli perbudakan saat itu. Sejarah ini seakan tidak terlalu dianggap penting, sehingga mulai dilupakan.

  • Budak yang kabur dilacak menggunakan Negro Dogs

Berbicara tentang sejarah eksploitasi budak-budak Afrika-Amerika pastinya tidak terlepas dari Negro Dogs, anjing pemburu yang khusus digunakan untuk melacak hingga menangkap para budak yang melarikan diri.

  • Budak sengaja dikembangbiakan

Khususnya di AS, yaitu “slave breading” atau pengembangbiakan budak. Seperti namanya, slave breading merupakan praktik yang pernah dilakukan oleh para pemilik budak untuk secara sistematis memaksa reproduksi budak.